Pinwie’s Weblog

May 11, 2008

Ikuti Bill Gates, SBY Ganti Batik

Filed under: Serba-Serbi — pinwie @ 7:08 pm

Sumber berita : Klik disini

JAKARTA – Kehadiran Bill Gates di Indonesia benar-benar menarik perhatian publik tanah air. Itu terlihat kemarin, ketika Chairman Microsoft Corporation itu tampil di Plenary Hall Jakarta Convention Center (JCC). Di acara bertajuk Presidential Lecture featuring Chairman Microsoft Corporation itu, Gates menjadi “dosen” bersama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Banyak hal menarik diungkap Gates dalam ceramahnya.

Acara tersebut merupakan rangkaian dari Government Leaders Forum (GLF) Asia yang berlangsung sejak Kamis lalu (8/5) bahwa Indonesia menjadi tuan rumah.

Nama-nama tokoh penting tanah air hadir di acara tersebut dan duduk di deretan kursi depan. Mereka adalah sejumlah menteri dari Kabinet Indonesia Bersatu. Misalnya, Menko Kesra Aburizal Bakrie, Menteri Perdagangan Marie Elka Pangestu, Menristek Kusmayanto Kadiman, dan Kapolri Jenderal Pol Sutanto.

Beberapa akademisi dan pengusaha papan atas juga terlihat. Di antara mereka tampak Anies Baswedan (rektor Universitas Paramadina), Gatot Suwondo (Dirut BNI), dan James Riyadi (CEO Lippo Group).

Ratusan perwakilan dari sejumlah kampus di Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) sengaja diundang. Dengan demikian, sedikitnya 2.500 undangan hadir memenuhi Plenary Hall pagi itu.

Sejak pukul 06.30 WIB kemarin, JCC sudah ramai didatangi ribuan orang. Mobil-mobil mewah silih berganti datang menurunkan sang pemiliknya. Kebanyakan mereka mengenakan setelan jas rapi. Begitu datang, mereka sibuk mengantre di sebuah loket yang digunakan untuk ruang registrasi.

Di dalam sudah tertata sebuah panggung, lengkap dengan layar raksasa (giant screen) yang ditempatkan sebagai background.

Satu setengah jam berselang, Presiden SBY tiba di tempat acara. Kedatangannya dapat disaksikan para undangan melalui layar raksasa itu.

Tampak, SBY datang mengenakan stelan jas, masuk melalui pintu samping JCC. Dia langsung menuju ruang VVIP. Di tempat itu, SBY menunggu Bill Gates yang masih dalam perjalanan dari hotelnya.

Tak sampai lima menit, Bill Gates pun hadir dengan mengendarai sedan Mercedes-Benz hitam. Kedatangan pria bernama lengkap William Henry Gates III itu juga bisa disaksikan undangan melalui layar besar.

Jika SBY tadi terlihat mengenakan stelan jas, orang terkaya nomor tiga di dunia itu justru mengenakan batik cokelat keemasan.

Begitu tiba di arena JCC, dengan diiringi Paspampres, Gates masuk ke ruang VVIP yang didalamnya sudah ada SBY.

Tak lama berselang, SBY dan Bill Gates masuk di arena forum. Yang menarik, saat itu, SBY tak lagi mengenakan stelan jas. Rupanya, dia berganti baju batik, mengikuti tamunya.

Saat berbicara di hadapan forum, Gates dengan bersemangat mendorong para mahasiswa bisa menyelesaikan kuliah. Pria yang mengembangkan OS Altair Basic semasa kuliah di Harvard itu mengaku, dirinya tidak pernah lulus dari Harvard karena kesibukannya di luar kuliah.

“Saya sangat merekomendasikan untuk menyelesaikan kuliah, raih gelar akademis Anda. Saya ini contoh yang buruk,” katanya sambil tersenyum.

Selain menekankan perlunya pengembangan IT di sebuah negara, Gates menegaskan, masa sekolah adalah saat yang paling tepat untuk memenuhi segala keingintahuan. “Agar semakin optimal, pergunakan juga peluang untuk magang di berbagai perusahaan sebagai bekal merintis bisnis sendiri kelak,” kata pria kelahiran Seattle, 28 Oktober 1955, itu.

Dalam kesempatan itu, dia menegaskan betapa pentingnya peran orang tua dalam mendukung cita-cita sang anak. Dia lantas mencontohkan orang tuanya yang memberikan sebuah PC sebagai kado, tepat saat dia berusia 17 tahun. “Cita-cita Anda harus tinggi. Gunakan untuk memajukan bangsa,” tambahnya.

Batik Bill Gates Seharga Rp 4 Juta

Batik yang dikenakan Gates kemarin bermotif pisang bali manggar warna cokelat keemasan rancangan desainer ternama Iwan Tirta. Batik itu dibuat di Surakarta, eksklusif, meski awalnya bukan dibuat khusus untuk Bill Gates. “Untung, Pak Iwan punya. Ukurannya pas dan cocok,” kata Tori, asisten Iwan Tirta.

Bill Gates memang tidak pernah memesan kepada Iwan sebelumnya. Batik itu diminta secara mendadak oleh Rachmat Gobel, bos Panasonic, yang bernisiatif untuk mensponsori Bill Gates dari aspek pakaian. “Kebetulan pesannya mendadak. Jadi, kami tidak sempat membuatkan yang baru,” lanjut Tori.

Idealnya, batik eksklusif dan mewah seperti itu dipesan dua bulan sampai tiga bulan sebelumnya. Meski demikian, menurut Tori, batik tipe klasik itu tetap eksklusif, tidak akan ada duanya. “Pak Iwan memang selalu membuat batik khusus untuk pejabat dan tamu negara,” imbuhnya.

Berapa harga rata-rata batik semacam itu? Tori menyebut kisaran Rp 4 juta. “Itu batik tulis, bukan batik yang dicat. Kalau dibuat dari awal, bisa makan waktu lebih dari dua bulan. Dijamin tidak akan ada yang sama di pasaran,” jelas Tori.

Pengamanan Bill Gates Sekelas Kepala Negara

Perlakuan pemerintah terhadap Bill Gates memang istimewa. Fasilitas keamanan yang diberikan kepada Bill Gates sejak tiba Kamis siang lalu (8/5) sangat eksklusif. Selayaknya fasilitas keamanan untuk seorang presiden.

Dari JCC, Bill Gates kembali diundang di Hotel Shangri-La. Di hotel itu penjagaan sangat ketat dilakukan sejumlah Paspampres. Mereka bersiaga di sekitar hotel itu sejak pukul 11.00 WIB. Padahal, acara dimulai sekitar pukul 13.30 WIB.

Penggunaan metal detector pun berlapis-lapis. Panitia menyiapkan mesin pendeteksi logam tambahan itu khusus di depan ballroom tempat pertemuan Bill Gates. Pengamanan dari TNI juga dilibatkan, terutama pengamanan di wilayah luar Hotel yang berada di dekat Jalan Thamrin itu. Sekitar 60 pasukan TNI-AD dikerahkan berjaga-jaga di sana.

PR Manager Microsoft Indonesia Mona Monika saat ditemui mengatakan, standar keamanan untuk bosnya tersebut memang diatur pemerintah Indonesia. Microsoft Indonesia hanya menyiapkan jadwal bagi Bill Gates selama berada di Indonesia. “Mungkin karena Pak Presiden juga datang, pengamanannya selalu ketat seperti ini,” kata Mona.

Saat ditanya seperti apa kegiatan Bill Gates selama di Indonesia, Mona mengatakan tidak tahu-menahu. Semua kegiatan pribadi Bill Gates selalu diatur asisten pribadinya, yang datang bersama sejak dari Amerika. Dari undangan pers pun, semua diatur Event Oganizer (EO) Microsoft Regional Asia. “Karena itu, saya sendiri juga tidak tahu Bill Gates menginap di hotel mana,” kata dia.

Tanda tanya di mana Bill Gates menginap memang simpang siur. Sejumlah rumor beredar, pemerintah telah menyewa sejumlah hotel, termasuk Hotel Shangri-La, sebagai tempat menginap Bill Gates. Namun, pihak hotel mengaku tidak menemukan nama Bill Gates tertera dalam salah satu suite mereka. “Dia tidak ada di list kami,” kata salah seorang petugas resepsionis Shangri-La.

Setelah melakukan pertemuan terakhir di Shangri-La, Bill Gates sejak sore kemarin terbang kembali ke Amerika dengan menggunakan pesawat pribadi. Jika dihitung sejak kedatangannya pada Kamis siang lalu, Bill Gates berada di Indonesia tidak sampai 48 jam. (bay/gen/kum) 

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: